Berbedalah! Namamu "Populer"

Menciptakan judul ini dalam diri saya pribadi ingkar. Artinya apa, bahwa manusia memiliki sebuah nama yang sudah ditetapkan dan disiarkan pada umum, sehingga pasti sudah populer. Lantas apa yang akan dibahas dalam arti sebuah "nama" ini? Apakah dengan nama yang berbeda akan menjadi populer?


Bukan demikian. Mempunyai nama adalah kebanggaan tersendiri bagiku. Terutama aku sangat bersyukur dan berterimakasih kepada orang tuaku yang telah memberi nama. Entah siapa yang mempunyai gagasan pertama kali memberi namaku seperti ini. Dan maksud tujuan mereka memberi nama ini itu apa juga saya belum tahu. Tapi, aku berusaha memahami apa arti dari namaku sendiri.


Berbeda dalam hal ini bukan dalam segi nama. Nama yang berbeda tentunya sudah terjadi, bahkan di dunia ini apakah ada yang sama persis dengan nama kalian? Tentu pasti ada, saya yakin itu. Yang saya kehendaki dari perbedaan ini adalah corak pemikirannya. Dengan pergulatan intelektual yang berbeda dengan yang lain, tentu mendapatkan perhatian khusus. Perkembangan pemikiran adalah sebuah seni dalam diri untuk merangkai arti dari hidup yang sebenarnya. 


Pemikiran intelektual yang tidak bisa untuk dihentikan dari pribadi orang inilah yang akan merubah dan memecah dirinya untuk berkembang. Pemikirannya yang berjalan terus dan berkembang secara dinamis adalah sebuah jalan yang ditempuh menuju titik akhir. Walaupun dalam perjalanan itu mendapatkan isu-isu yang membuat saya pribadi itu semakin lemah. Namun, saya tidak peduli dengan isu yang muncul, aku yakinkan kalau harus tetap berjalan pada garis yang sudah ditentukan.


Apakah pergulatan intelektual secara bebas inkonsistensi hidup? 

Jawabannya tidak pasti. Mengapa saya menjawab tidak pasti? Kita lihat saja para tokoh sufisme dunia. Dia mencurahkan segala pemikirannya dan intelektualnya yang melampaui batas zamannya. Artinya apa, tokoh itu memunculkan aura baru dan isu-isu baru untuk berkembang. Perkembangan ini terjadi terutama pada dirinya sendiri secara khusus dan umumnya untuk digunakan kepentingan orang lain. Inkonsistensinya dimana? Tidak ada sama sekali. Tetap pada garis yang telah ditentukan-Nya. Tidak bisa kalau hanya berpikir sebelah mata saja, tentunya harus berpikir secara menyeluruh.


Maka, saya mengatakan demikian. Dengan perbedaan corak pemikiran dan intelektual yang tinggi akan mengakibatkan "populer". Percaya atau tidak percaya, kenyataannya memang seperti itu. Ini bukan isu-isu partikular, tetapi ini adalah isu yang nyata. 


Saya berikan contoh, dimana perbedaan yang membuat "populer". Di kenal oleh manusia sejagat siapa sih yang tidak mau? Jadi artiskah? Mungkin saja bisa dikatakan seperti artis, tetapi ini lebih dari artis. Nama itu bisa digunakan sebagai nama apapun, contohnya: nama jalan, nama gedung. Masih belum percaya? 


Nama kalian akan "populer" jika kalian itu berbeda dari yang lain. (Jalan KH Abdurrahman Wahid, jalan Jenderal Soedirman) contoh kecilnya seperti itu. Sudah percayakah? Kalau saya percaya. Menciptakan sebuah sejarah tertentu, nama itu terpampang di manapun dan bisa diketahui oleh setiap orang yang membacanya.


Dengan ini saya mulai berpikir, orang lain bisa tapi kenapa saya tidak bisa? Ada banyak sekali jalan yang bisa ditempuh kok.  



~Apin

Cerita ini bisa dibaca di : Berbedalah! Namamu "Populer"