Tiga Pelajaran Penting Bagi Anak Kos

Hallo, Plukers.
Selamat pagii dan selamat menjalankan aktivitas. ^^

Kali ini Rista mau cerita dikit mengenai anak kost. Dari sekian banyak Plukers di sini pasti ada yang pernah ataupun sedang merasakan ngekos. Entah itu nge-kost karena kuliah, sekolah kerja dan sebagainya.
Jadi anak kost itu menurut Rista kayak permen nano-nano. Wkwk..
Ada suka pun ada juga pahitnya.


Lantas, apa sajakah pelajaran berharganya?


1.    Bisa dijadikan sarana untuk bersosialisasi

Yap! Biasanya, sebuah kost-an memiliki banyak penghuni (baik nyata maupun ghaib), hehe. Nah, di situlah pelajaran pertama bagi kita untuk melatih social skill. Kalau di kost Rista ada sekitar 20 orang, agak sedikit sih jumlahnya bila dibandingkan kost teman Rista yang mencapai 30-40 orang. Bahkan ada yang lebih dari itu.

Dengan menjadi anak kost, kita dituntut untuk berinteraksi dengan penghuni lainnya. Sebaiknya kita tidak bersikap terlalu individualistis. Yaa... minimal menyapa gitu.
Karena manusia adalah makhluk sosial. Jadi, akan tetap saling membutuhkan.
Jika sudah bisa mengakrabkan diri, otomatis kita dapat menambah jaringan pertemanan. Selain itu, tentunya kita bisa mendapat banyak ilmu pengetahuan baru dari teman-teman. Terutama apabila berbeda jurusan atau kampus.

2.    Merasa memiliki keluarga baru

Selama ngekost, Rista mendapat banyak keluarga baru. Mereka adalah teman-teman yang satu kost dengan Rista. Bagi Rista, teman-teman kost adalah salah satu obat mujarab saat rindu dengan keluarga di rumah menyergap. Mereka juga sering membantu saat kita ditimpa kesulitan.
Satu hal yang paling Rista sukai, yakni saat pulang dari liburan di kampung halaman dan masing-masing berbagi makanan yang dibawa. Rasanya menyenangkan sekali sambil mendengar cerita-cerita mereka.

3.    Melatih mengendalikan emosi

Karena di kost Rista ada 20 orang, itu artinya ada 20 karakter dan potensi yang berbeda. Semua tak bisa disama-ratakan. Tak bisa harus tunduk sesuai kemauan kita.
Apabila ada sikap teman yang tidak sesuai pemikiran kita, maka semestinya kita harus menjaga agar emosi stabil dan tidak ikut terpancing. Menurut Rista, kost adalah lingkungan kecil sebelum kita benar-benar terjun langsung di masyarakat kelak.

Oleh karenanya, kita harus menghargai keputusan tiap orang. Jikalau dirasa sudah tidak tahan, sebaiknya ungkapkan saja. Namun, tetap dengan perkataan yang baik, Oke?

Tulisan singkat ini Rista buat berdasarkan pengalaman pribadi. Semoga bermanfaat. Oh ya, kalau ada Plukers yang ingin menambahkan, tulis di kolom komentar, ya. Biar kita sama-sama sharing.

Sambas, 11-07-2018
Gambar : shutterstock.com/By crazystocker




















Cerita ini bisa dibaca di : Tiga Pelajaran Penting Bagi Anak Kos