Rasa Pemberian Seseorang Berinisial Kamu

Benarkah sendiri itu betah?
Benarkah salah satu sumber luka itu kecewa?
Benarkah cinta tak harus memiliki?
Benarkah?
Jika kamu menjawab semuanya benar itu pertanda bahwa kamu telah mengalami semuanya dan lelah atas segalanya
Bersabarlah
Semua akan indah pada waktunya


Waktu akan menenggelamkan semua rasa pahit yang pernah ada
Waktu perlahan akan mengubah rasa pahit itu menjadi lebih manis
Mengubah kecewa menjadi bahagia
Dan bahagia akan semakin lengkap jika diiringi gelak tawa
Tawa pun akan lebih manis jika dibumbui sesendok kenyamanan
Kopi tanpa gula memang tidak terasa manis
Hidupku tanpamu juga tidak terlalu manis
Tapi tidak manis bukan berarti pahit kan?


Dulu saat mataku bertemu denganmu, ada bayangan cinta terukir disana
Kini saat mataku bertemu dengan matamu, ada bayangan masa lalu terpampang disana
Berawal dari bercanda biasa menjelma jadi cinta yang luar biasa
Dahsyat sekali perubahan rasa yang begitu singkat ini
Namun tak sesingkat melupakannya
Kini biarkan aku jatuh cinta lebih dalam pada penciptaku
Karena saat dahi bertemu sejadah
Saat itulah aku bertemu dengan-Nya


Rasa yang kamu beri perlahan akan memudar

Akan hilang dan terlupakan

Terlupakan oleh rasa baru yang lebih murni

Murni nyamannya dan murni cintanya

Semua hanya butuh waktu







Sumber gambar: dpmemelucu.blogspot.com

Cerita ini bisa dibaca di : Rasa Pemberian Seseorang Berinisial Kamu