(Gerimis) (Awal yang Rapuh)

Gerimis

Aku tidak mau

Membawa benci lagi untukmu

Dalam kantong kanak-kanak

Sebab kita, aku dan kamu

Ada hidup berdikari

Yang telah redam dari angin desember

Semusim lalu, aku bahagia

Semua kembali semula

Sampai musim ini lagi

Mengacau logika dan hati

Aku terlihat miris

Seperti tikus ompong

Mengerat tali merah menjerat

Lalu datang lagi…gerimis…


Awal Musim Rapuh

Ada keraguan…

Saat cangkang-cangkang rapuh

Ku dobrak dari dalam

Perlahan…

Berkas mentari terang tanpa permisi

Menebar wangi diri

Hanya kulit yang masih terlalu basah

Merasakan desau hangat

Nafas kejam berbalut keindahan

Tiada yang bisa dilakukan…

Tulang –tulang kecil nan rapuh

Memaksa diri untuk diam…


(Gerimis) (Awal yang Rapuh)

Cerita ini bisa dibaca di : (Gerimis) (Awal yang Rapuh)